Polres Biak Numfor Lakukan Reposisi dan Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Tahanan

0
9

Biak – Kasat Reskrim Polres Biak Numfor Iptu Alexander Tengbunan, S.Tr.K, melakukan Reposisi sekaligus klarifikasi terkait isu yang beredar di media social beberapa waktu lalu, terkait adanya seorang tahanan yang diduga mendapat penyiksaan oleh anggota Polres Biak Numfor. Dijelaskan bahwa Reposisi atau rekayasa kembali kejadian ini di lakukan agar tidak terjadi hoaks dan informasi yang salah di masyarakat. Senin 12 Juli 2021.

YR (18 ) yang sebelumnya telah diamankan Satreskrimpolres Biak Numfor pada 21 Juni 2021 karena kasus pencurian yang dilakukaknya dan esok harinya pada 22 Juni 2021, Sekitar jam 10 malam, YR mencoba melarikan dari saat masih dalam proses pemeriksaan di Polres Biak Numfor.

“Kejadian tersebut bermula saat YR sedang di tahan untuk pemeriksaan kasus pencurian, dan berniat kabur atau melarikan diri, jadi pada saat salah satu anggota kami masuk kedalam ruangan tersebut dengan membawa kopi panas yang dipegannya, pada saat itulah YR melihat kesempatan untuk kabur, melihat pintu ruangan terbuka, YR langsung berdiri dan lari kearah pintu kemudian menabrak anggota tadi maka kopi panas tersebut terkena di dada dan bagian tangan kanannya,” ungkap Kasat Reskrim.

“YR lari keluar hingga ke area sekitar toko Garuda dan terjebak di jalan buntu, kemudian YR diamankan oleh warga sekitar dan anggota Polres Biak, kemudian dibawa kembali ke Mapolres,” tambah Kasat Reskrim.

Melalui Reposisi yang juga disaksikan oleh Propam Polres Biak Numfor tersebut, pelaku (YR) melakukan reka ulang kejadian saat ia hendak kabur dan menabrak anggota Polres yang pada saat itu membuka pintu ruangan dan sedang memegang gelas berisi kopi panas yang akhirnya terkena ke bagian dada dan tangannya sendiri. YR juga menceritakan saat dirinya lari dan dikejar warga sekitar, lalu diamankan lagi oleh anggota Polres Biak Numfor.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa tidak terjadi penganiyaan terhadap YR seperti pada info yang beredar di media social, ditegakan bahwa itu adalah informasi hoaks dan tidak benar. Ia berharap masyarakat bisa lebih pintar dalam menerima berita/informasi, jangan mudah percaya bahkan terprofokasi sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Perlu diketahui, Reposisi dilakukan langsung oleh saudara YR dengan kesadaran untuk menolak adanya berita/informasi yang tidak benar (Hoax).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here